image

Gula Tidak Hanya Bikin Diabetes

Published : Sisfor | 2025-02-03 14:25:51 8 comments

Banyak orang menganggap gula hanya berbahaya karena bisa menyebabkan diabetes. Padahal, konsumsi gula berlebihan dapat berdampak buruk pada berbagai aspek kesehatan, bukan hanya meningkatkan risiko diabetes. Berikut beberapa efek samping lainnya:

1. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

  • Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, peradangan, dan kadar kolesterol jahat (LDL), yang semuanya berkontribusi terhadap penyakit jantung.
  • Gula berlebih juga dapat menyebabkan penumpukan lemak di sekitar organ dalam (visceral fat), yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

2. Menyebabkan Obesitas

  • Gula tinggi kalori tetapi rendah nutrisi, sehingga bisa menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
  • Gula juga meningkatkan kadar hormon ghrelin (hormon lapar) dan mengurangi hormon leptin (hormon kenyang), sehingga membuat seseorang lebih mudah makan berlebihan.

3. Merusak Kesehatan Hati (Fatty Liver)

  • Fruktosa dalam gula diproses oleh hati, dan jika dikonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan perlemakan hati non-alkoholik (NAFLD).
  • NAFLD dapat berkembang menjadi peradangan hati, sirosis, atau bahkan kanker hati.

4. Meningkatkan Risiko Kanker

  • Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan peradangan dan resistensi insulin, yang berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker.
  • Beberapa penelitian mengaitkan pola makan tinggi gula dengan risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dan kanker usus besar.

5. Mempercepat Penuaan Kulit

  • Gula berlebih menyebabkan glikasi, yaitu proses di mana molekul gula menempel pada kolagen dan elastin di kulit, membuatnya lebih cepat rusak.
  • Hasilnya adalah kulit yang lebih cepat keriput, kendur, dan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.

6. Menyebabkan Gangguan Mental (Depresi dan Kecemasan)

  • Konsumsi gula berlebih dapat memicu peradangan di otak, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan.
  • Lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang drastis juga dapat memengaruhi suasana hati dan energi seseorang.

7. Memicu Kerusakan Gigi dan Gusi

  • Gula menjadi makanan bagi bakteri di mulut yang menghasilkan asam, menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi.
  • Konsumsi minuman manis seperti soda dan jus kemasan meningkatkan risiko erosi enamel gigi.

8. Gangguan Sistem Pencernaan

  • Gula berlebih, terutama fruktosa, dapat menyebabkan kembung, diare, atau memperburuk sindrom iritasi usus besar (IBS).
  • Pola makan tinggi gula juga bisa mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus, meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

Kesimpulan

Gula tidak hanya menyebabkan diabetes, tetapi juga berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, obesitas, gangguan mental, penuaan dini, dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi gula tambahan dan lebih memilih sumber gula alami dari buah-buahan.

Komentar